Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Masuk ke Indonesia | Total IT

Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Masuk ke Indonesia

By NV | 15 Mei 2024

Operator  telekomunikasi di Indonesia sepertinya harus bersiap karena Starlink resmi  masuk ke Indonesia. Peta dunia di situs resminya menyebutkan bahwa Starlink akan resmi mulai beroperasi pada tahun 2024. Perusahaan milik Elon Musk ini akan bekerja sama dengan bisnis lokal untuk menyediakan VSAT (Very Small Aperture Terminal) dan layanan internet bagi masyarakat.


Starlink mulai menjajakan produknya secara langsung. Starlink saat ini mulai menawarkan harga berlangganan, deposit, harga perangkat keras, biaya pengiriman dan pemasangan.


Dalam situs resmi Starlink Indonesia memungkinkan pelanggan memilih apakah mereka membutuhkan layanan internet untuk keperluan pribadi atau bisnis. Starlink Indonesia juga menawarkan uji coba 30 hari. Jika pelanggan tidak puas, pelanggan bisa mendapatkan pengembalian dana penuh.


Lantas, apa sebenarnya Starlink itu? Jika ingin tahu lebih lanjut, simak penjelasan berikut mengenai layanan Starlink yang sudah hadir di Indonesia 


Apa itu Starlink?


Starlink merupakan layanan internet yang diselenggarakan oleh SpaceX,  perusahaan luar angkasa milik Elon Musk. Layanan internet Starlink disalurkan kepada pengguna melalui satelit luar angkasa yang dikembangkan oleh SpaceX. 


Starlink telah tersedia untuk umum sebagai layanan internet sejak tahun 2018. Hingga saat ini, kurang lebih 5.000 satelit Starlink telah berhasil diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX.


Dikutip dari laman resmi SpaceX Setelah mendaftar Starlink, pengguna menerima dua perangkat untuk mengakses layanan Internet: antena penangkap sinyal satelit (Starlink Base) dan router WiFi.


Satelit Starlink di luar angkasa mengirimkan jaringan broadband ke Bumi. Jaringan tersebut kemudian ditangkap oleh antena yang dipasang di rumah pengguna dan ditransfer ke perangkat router WiFi  untuk dibagikan ke gadget.

 

Perbedaannya adalah Starlink menyalurkan jaringan broadbandnya melalui satelit luar angkasa, bukan melalui kabel serat optik yang biasanya digunakan oleh sebagian besar operator di Indonesia. Jejak Starlink terus berkembang sejak diluncurkan secara global pada tahun 2021.

 

Sebagaimana tertera dalam keterangan tertulis yang diunggah di laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), SpaceX telah mengajukan perizinan sebagai penyelenggara layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP) dan telah mendapatkan persetujuan.


Menteri Komunikasi dan Informatika  Budi Arie Setiadi mengungkapkan Starlink akan melakukan uji coba internet satelit di Ibu Kota (IKN).


Wayan Toni Supriyanto, Direktur Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, menjelaskan Starlink membangun hub tersebut sebagai bagian dari proses perizinan operasional dan memenuhi standar peralatan Direktorat Jenderal Sumber Daya Pos, Informatika, dan Perangkat.


“Jadi, ini bisa saja sesuai dengan VSAT. Untuk Internet (ISP), dia perlu bekerja sama dengan Penyedia Layanan Akses Internet lokal (NAP/Network Access Provider) lokal, mungkin belum selesai perjanjian kerja sama,” kata Wayan.


Reference:

Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Hadir di Indonesia, Berapa Harganya? (kompas.com)

Menkominfo Beberkan Alasan Starlink Masuk Indonesia, Ternyata Ini (cnbcindonesia.com)

Apa itu Starlink? Begini Penjelasan Mengenai Satelit Milik Elon Musk yang Akan Masuk ke Indonesia (voi.id)

Latest Projects