
By NV | 24 Maret 2025
BIOS (Basic Input/Output System) dan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) adalah dua jenis firmware yang menghubungkan perangkat keras komputer dengan sistem operasi. Keduanya memiliki fungsi utama yang sama, yaitu menginisialisasi perangkat keras saat komputer dinyalakan dan memulai sistem operasi, tetapi terdapat perbedaan signifikan dalam cara mereka bekerja.
Perbedaan Utama BIOS dan UEFI
Arsitektur dan Kemampuan
BIOS menggunakan sistem 16-bit yang lebih lama dan hanya dapat mengakses 1MB ruang memori, yang membatasi kecepatannya dalam memproses data.
UEFI menggunakan arsitektur 32-bit atau 64-bit dengan akses ke lebih banyak memori, memungkinkan proses booting yang lebih cepat dan lebih fleksibel dalam menangani perangkat keras modern.
Mode Booting
BIOS menggunakan Master Boot Record (MBR), yang membatasi ukuran partisi hanya hingga 2.2TB dan mendukung maksimal 4 partisi utama pada satu disk.
UEFI menggunakan GUID Partition Table (GPT), yang mendukung ukuran disk lebih dari 2.2TB serta memungkinkan hingga 128 partisi pada satu disk.
Keamanan
BIOS tidak memiliki fitur keamanan khusus dan rentan terhadap malware boot-level.
UEFI mendukung Secure Boot, fitur keamanan yang mencegah sistem menjalankan perangkat lunak yang tidak sah saat booting, mengurangi risiko infeksi malware.
Antarmuka Pengguna
BIOS menggunakan antarmuka berbasis teks dengan navigasi menggunakan keyboard.
UEFI mendukung antarmuka grafis yang lebih modern dan dapat dikontrol menggunakan mouse, membuatnya lebih ramah pengguna.
Keunggulan UEFI dibandingkan BIOS
Waktu booting lebih cepat karena pengelolaan perangkat keras yang lebih efisien.
Dukungan drive yang lebih besar, cocok untuk perangkat penyimpanan modern.
Fitur keamanan lebih baik, termasuk Secure Boot untuk perlindungan dari malware.
Antarmuka lebih intuitif dengan dukungan grafis dan navigasi lebih mudah.
Apakah Perangkat Lama Masih Menggunakan BIOS?
Meskipun BIOS masih digunakan pada beberapa sistem lama, hampir semua perangkat modern sekarang menggunakan UEFI karena keunggulannya dalam kecepatan, keamanan, dan kompatibilitas perangkat keras terbaru.
UEFI adalah penerus BIOS yang menawarkan berbagai peningkatan, termasuk waktu booting lebih cepat, dukungan perangkat keras yang lebih luas, serta fitur keamanan lebih canggih. Jika Anda menggunakan perangkat keras modern, UEFI adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan BIOS.
Referensi: